fbpx
BerOjol, Headline,

Anak Driver yang Berprestasi di Ajang Internasional

Anak ojol dapat beasiswa
ilustrasi foto : Indopos
Bagikan artikel seru ini...

Ada banyak sekali anak-anak driver ojek online (Ojol) dan taksi online (Taksol) yang merasa pesimistis dengan pekerjaan orang tuanya. Bahkan mereka merasa bahwa masa depannya tidak cemerlang karena orang tuanya hanyalah seorang driver moda angkutan beraplikasi.

Namun tidak dengan Ahmad Khalif Aqil Syafiq, siswa kelas II Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura SMKN 2 Kota Tangerang yang orang tuanya hanyalah seorang driver online. Dia bisa menunjukkan diri bahwa meski pekerjaan orang tuanya terkadang hanya dipandang sebelah mata oleh orang lain, dia menunjukkan dirinya bisa berprestasi lebih.

Bahkan prestasinya tak hanya dia capai di jenjang daerah atau nasional, tapi dia bisa meraih juara 2 lomba Pembuatan Aplikasi (IT) di ajang E-Icon World Contest VIII, di Honolulu Hawaii, Amerika beberapa waktu lalu. Dia memenangkan gelar ini setelah membuat aplikasi menghitung matematika dalam dua detik saja. Aplikasi ini konon merupakan pengembangan aplikasi sejenis yang selama ini dikembangkan oleh negara India. Dan Khalif ingin aplikasi sejenis ini juga bisa dikenal dunia dari Indonesia.

Persiapan demi persiapan pun dilakukan dengan segala keterbatasan yang dia miliki. Bahkan menurut Kepala Sekolah SMKN 2 Kota Tangerang, Dedi Kurniadi pengiriman siswanya ke ajang IT internasionalnya juga sempat mengalami kendala dalam hal pendanaan karena sekolah tak memiliki kas khusus. “Memang panitia menanggung tiket dan biaya akomodasi peserta, namun paspor dan visa harus ditanggung pihak sekolah. Maka kami pun dengan susah payah mengirimkan siswa kami ke ajang ini,” ujar Dedi.

Namun segala tantangan itu dapat diatasi oleh Khalif dan dia memenangkan gelar bergensi meski hanya menduduki posisi nomor dua dalam ajang yang diikuti oleh 100 peserta dari 12 negara itu. Siswa kelas 11 SMKN 2 Tangerang ini membuktikan bahwa keadaan ekonomi orang tuanya tak menghalangi dirinya untuk berprestasi.

Atas jerih lelahnya itu, Ahmad Khalif Aqil Syafiq mendapatkan reward dari Gubernur Banten, Wahidin Halim. Sang gubernur bahkan memberikan beasiswa kepada anak driver moda angkutan online ini sampai dengan jenjang perguruan tinggi Strata II (S2).
Menurut Wahidin, putera daerah yang berprestasi patut diberikan apresiasi tidak hanya moril tapi juga dukungan materiil, agar siswa tersebut dapat lebih bersemangat dalam mempertahankan bahkan meningkatkan prestasinya. “Apalagi jika dia berasal dari keluarga yang kurang mampu, tentu pemerintah harus hadir untuk mendukung pendidikannya agar terus meningkat,” tutur WH.

Ahmad Khalif Aqil Syafiq sendiri mengungkapkan rasa bahagia dan terima kasihnya kepada gubernur atas beasiswa yang tak pernah dibayangkannya itu. Khalif mengaku senang mendapatkan beasiswa karena selain bisa terus melanjutkan pendidikan hingga S2, juga bisa meringankan beban orangtuanya. “Saya berjanji tidak akan menyia-nyiakan kesempatan yang telah diberikan ini,” tegas pria kelahiran 3 Juni 2002 ini.

Semoga dengan prestasi yang diraih Khalif ini bisa memacu anak-anak para driver ojek online maupun taksi online untuk tidak tawar hati, sebab profesi orang tua kalian bukanlah jaminan bahwa kalian tak akan bisa meraih prestasi. (W2)