BerOjol,

Dapat Driver Ojol Pikun

driver lupa
Bagikan artikel seru ini...

Ini pengalaman nyebelin dari seorang penumpang yang mendapatkan seorang driver ojek online (Ojol) yang pelupa alias pikun. Kasusnya bermula ketika Maria, seorang pedagang online shop hnedak mengantar barangnya ke customer.

Setelah siap mengepak seluruh barang yang akan dikirim, seperti biasa, Maria memesan jasa pengantaran dengan menggunakan ojek online. Tak beberapa lama, aplikator ojek online yang dipesan sudah mengirimkan pesan bahwa kurir yang dipesan bernama Rahmat dengan nomor polisi yang telah ditentukan.

Maria pun segera keluar rumahnya sebab dalam aplikasi tersebut dikatakan bahwa sang driver akan datang dalam waktu kurang dari 10 menit.

Namun ternyata hingga 30 menit sang driver tak juga datang. Maria pun mulai gelisah karena di luar rumah cuacanya sangat panas dan dia juga kepikiran dengan anjingnya yang belum dikasih makan.

“Aduh ini driver kemana ya? Kok udah setengah jam belum muncul juga? Mau gue cancel, kasihan takut udah jalan, nggak dicancel kok lama banget!” gerutu Maria dalam hatinya.

Karena kesal, Maria pun menelepon sang driver yang bernama Rahmat itu.

“Halo Pak Rahmat, sekarang posisi ada di mana?” tanya Maria.

“Halo, ini siapa ya?Ada apa ya, telepon saya?” sahut pria yang ada di ujung telepon.

“Waduh! Kok dia nanya ada apa? Gue dari tadi nungguin dia, eh dia tanya ada apa,” gerutu Maria dalam hati. Namun karena dia butuh maka dengan sabar Maria menjelaskan siapa dirinya.

“Saya Maria, yang pesan layanan antar barang ke aplikator tempat Bapak jadi mitra! Saya udah nunggu Bapak dari setengah jam lalu,” sahut Maria.

“Oh, iya. Maaf saya lupa, Mbak. Tadi pas dapat order saya lagi ngopi, karena kopi belum habis saya ngabisin kopi dulu sambil ngobrol sama teman. Eh karena keasyikan ngobrol saya lupa ada orderan. Saya posisi dekat rumah, Mbak kok! Dua menit saya ke sana,” ujar Rahmat yang bergegas naik ke motornya untuk mendatangi rumah Maria.

Selang dua menit, Rahmat sampai dan langsung meminta maaf pada Maria. “Sekali lagi maaf, ya Mbak udah nunggu lama. Tadi saya benar-benar lupa karena keasyikan ngopi sambil ngobrol!” ujar pria yang sudah agak tua itu.

Maria pun nggak bisa ngomong apa-apa dan cuma mesem agak asem karena menahan kesal. “Lain kali jangan lupa lagi ya, Pak!” katanya.

“Iya Mbak! Namanya juga udah uzhur, jadi agak-agak pikun gimana, gitu!” kata si driver sambil ketawa.
Kemudian si driver dengan sigap mengambil barang antaran milik Maria dan ngacir dengan kecepatan tinggi meninggalkan Maria sendirian. Ada ada aja. (W2)