fbpx
BerOjol,

Dikira Sakit Ayan

79285f13-0c24-48e6-a68f-ca748f2fd80f
Illustrasi Foto: Gossip Hitz
Bagikan artikel seru ini...

Saling canda bagi driver ojek online (ojol) adalah hal biasa. Bahkan, setiap hari banyolan, candaan, untuk meringankan beban pekerjaan tidak pernah absen. Apalagi saat para driver berkumpul di suatu tempat strategis, menunggu order masuk, canda tawa tidak terlewatkan.

Siang itu di sekitar wilayah Depok, di suatu tempat para driver ngetem menanti rezeki. Di sela-sela banyak canda, aplikasi Andri berbunyi. Demikian juga beberapa aplikasi milik driver yang lain. Saat bubaran sekolah, saat-saat panen bagi para driver di tempat tersebut.

“Mantap, nggak terlalu jauh nih,” kata Andri kepada beberapa kawannya.

“Dapat juga nih. Wah, agak jauh, tapi tak apalah, anak sekolah,” ucap driver lain yang kemudian disambut celetukan dari kawan lainnya. Berentet, seperti viral, satu per satu driver mendapatkan order.

Andri pun segera menjemput calon penumpangnya tepat di depan pintu gerbang sebuah sekolah SMP negeri tersebut.

“Nani?” kata Andri di depan beberapa siswa yang sedang berdiri menunggu jemputan driver ojol.

“Iya, Bang,” jawab seorang siswa perempuan yang menghampiri motor Andri.

Driver ojol yang masih muda dan ganteng itu pun tersenyum sambil memberikan helm kepada penumpangnya.

“Ke Nusantara, Neng?” tanya Andri meyakinkan.

“Iya, Bang,” jawab penumpangnya yang masih duduk di bangku SMP itu.

“Sip dah, kita meluncur,” kata Andri sambil bersiap-siap melajukan motornya.

Namun, celetukan tiba-tiba nyampe ke telinga Andri, dari temannya sesama driver, yang kebetulan juga hendak mengantar penumpang.

“Hati-hati, Neng, Bang Andri kadang ayannya kambuh,” kata driver lain, yang dibarengi dengan tawa ngakak. Kawan-kawan Andri pun di tempat tersebut ikut tertawa.

Tapi, tidak bagi calon penumpangnya. Ada ketakutan yang terpancar di wajah siswi SMP tersebut.

“Yang bener, Bang? Nggak jadi naik ah, takut,” ucap si penumpang.

“Kagak, Neng, itu mah candaan doang. Saya sehat walafiat, tak kurang suatu apa,” ucap Andri meyakinkan penumpangnya.

“Oh, cuma becanda?” tanya si penumpang lagi.

“Iya. Tiap hari kita-kita mah becanda. Tuh, si gila juga sedang nganter penumpang,” kata Andri yang juga disambut tawa teman lainnya.

Penumpangnya pun tersenyum. Ternyata cuma becanda toh. Kirain sakit ayan beneran. Takut dah, sereemmm… bisa nubruk tuh motor.()