fbpx
BerOjol, Headline,

Salah Sangka

salah panggil
ilustrasi foto : Gossip Hitz
Bagikan artikel seru ini...

Sebagai seorang pedagang online, Dewi (sebut saja begitu) kerap berhubungan dengan driver ojek online (ojol) yang akan mengantar barang dagangannya kepada konsumen. Dalam memesan ojol ini, ada saja cerita lucu yang dialaminya. Salah satunya dia dikira bapak-bapak.

Suatu hari seperti biasa Dewi memesan moda transportasi aplikasi ini lewat ponselnya. Dia mengorder sang driver untuk tujuan Jalan Manyar, Surabaya. Ting ting! Tanda aplikator sudah menemukan driver bernama Jono, sebagai kurir yang akan mengantar barangnya. Sang aplikator sudah memberi asumsi bahwa driver itu akan tiba 5 menit sejak pemesanan.

Maka Dewi pun cepat-cepat menyiapkan paket yang akan segera dia kirimkan kepada konsumennya. Seperti biasa, jika diprediksi 5 menit, si driver bisa nyampai dalam waktu kurang dari lima menit. Maka setelah paketnya siap, Dewi buru-buru keluar rumah untuk memastikan si driver ojol nggak nyasar.

Tiba-tiba lagu “Lagi Syantik” milik Siti Badriah yang dipasang di ponselnya berbunyi. Ini tanda bahwa si pengemudi sudah dekat lokasi rumahnya.

Alangkah terkejutnya Dewi, ketika si driver berbicara, “Pak, saya sudah dekat, rumah Sampean sebelah kanan atau kiri?”
Dewi kaget karena dipanggil “Bapak” sama si driver ojol, padahal jelas-jelas profilnya menunjukkan kalau dirinya adalah seorang wanita. Maka karena iseng, Dewi pun segera membalas, “Emang Mbaknya, menghadap sebelah mana?”

“Loh, Sampean yang punya rumah kok malah balik bertanya,” kata si driver ojol.

“Maksud saya, si Mbak ada di mana? Kalau menghadap kali, rumah saya ada di kanan. Kalau di seberang kali, rumah saya ada di kiri. Kalau menghadap langit, saya nggak tahu,” kata si Dewi iseng.

“Oh, ya udah berarti rumah Sampean ada di sebelah kiri dari posisi saya. Saya ke sana sekarang. Tapi ngomong-ngomong, saya ini laki loh, Pak! Jadi jangan panggil, Mbak!” ujar si driver.

“Lah aku ini juga wedok (perempuan), Mas. Jadi jangan dipanggil Bapak! Lihat aja, yang pesan itu kan Dewi, mana ada Pak Dewi di dunia ini,” jawab Dewi sekenanya.

“Oawalah, aku salah eh! Maaf ya, Mbak! Aku kurang konsentrasi,” ujar si driver menutup teleponnya.

Sampai di rumah Dewi, si driver kembali meminta maaf karena salah mengira kalau customernya itu ternyata cewe. Dewi Cuma tertawa kecil melihat si driver yang jadi salah tingkah. (W2)