fbpx
Bukan Opik,

5 Cara Menghindari Kecelakaan

6f021749-cd61-4ddd-a611-09c1cce05f26
Illustrasi Foto: Gossip Hitz
Bagikan artikel seru ini...

Tempat kerja driver ojek online (ojol) adalah jalan raya, termasuk juga jalan-jalan kampung dan jalan tikus. Di tempat kerja itulah driver bisa menghasilkan rezeki. Namun, seperti kantor pada umumnya, ada juga risiko kecelakaan kerja.

Untuk itu, driver perlu cerdas menghindari kecelakaan di jalan raya. Berikut ini yang bisa dilakukan driver.

1. Periksa motor sebelum meluncur

Menghindari kecelakaan bisa dilakukan sebelum driver melangkahkan kaki ke tempat kerja. Periksa motor sebelum digunakan untuk meluncur ke sana ke mari mencari rezeki. Cek tekanan ban agar motor bisa melaju dengan aman dan nyaman.

Driver juga bisa mengecek kondisi rem, jangan sampai blong atau rusak. Beberapa bagian motor lainnya juga perlu diperiksa dan jika ada hal yang aneh, driver perlu membawanya ke bengkel.

2. Patuhi rambu lalu lintas

Seperti halnya di tempat kerja yang lain, jalan raya juga punya rambu-rambu atau peraturan yang wajib dipatuhi.  Rambu-rambu lalu lintas bukanlah sebuah pajangan tanpa makna, juga bukan sekadar penunjuk arah. Rambu-rambu dibuat juga untuk mencegah kecelakaan. Untuk itu, driver perlu mematuhi rambu-rambu lalu lintas jika ingin menghindari kecelakaan.

3. Kendalikan kecepatan berkendara

Meski dikejar target agar mendapatkan hasil maksimal, driver tetap perlu menjaga kecepatan saat berkendara. Jangan karena alasan ingin mendapatkan order sebanyak mungkin, driver terpancing menggeber laju motor sekencang-kencangnya.

Selain berisiko terjadi kecelakaan, penumpang pun akan waswas dan tidak nyaman selama perjalanan. Bahkan, jika terlalu kencang melajukan motor, penumpang bisa komplain dan driver bisa terancam pemutusan kontrak.

Selain harus mengatur kecepatan dengan baik, saat belok kanan atau belok kiri, jangan lupa beri tanda; gunakan lampu sein dengan baik. Cara ini bisa menghindari kecelakaan untuk driver dan penumpangnya.

4. Jaga jarak aman

Ingin saling mendahului sering kali terlihat di jalan raya. Banyak orang lalu melupakan jarak aman berkendara. Padahal, driver perlu cekatan saat kendaraan di depannya melakukan pengereman mendadak atau tiba-tiba berbelok. Jika jarak antarkendaraan sangat berdekatan bahkan sangat mepet, kecelakaan mudah terjadi. Driver perlu menjaga jarak aman agar terhindar dari risiko yang tidak diinginkan.

5. Jangan mengantuk

Jika driver suka begadang maka perlu waspada. Ketika keesokan harinya harus cari order, jangan sampai mengantuk. Rasa kantuk di jalan sambil berkendara akan mengundang risiko kecelakaan. Ini tak boleh terjadi dan driver perlu fit saat melajukan motor, apalagi berboncengan dengan penumpang.

Tidurlah yang cukup, makan dan ngopi bolehlah sebelum berangkat kerja, dan jaga kesehatan. Cara ini bisa mengusir kantuk dan membuat driver aman dan nyaman saat cari rezeki. Risiko kecelakaan bisa dihindari dan rupiah demi rupiah terkantongi dengan lancar, menyenangkan. (H1)