Bukan Opik,

Hindari “Suspend” dengan 7 Cara Ini

ojol suspend
ilustrasi foto : Gossip Hitz
Bagikan artikel seru ini...

Enaknya ya kalau cari order lancar alias gacor. Aplikasi sering berbunyi dan rupiah demi rupiah didapat. Setiap driver ojek online (ojol) pasti mendambakan hal itu. Diiringi dengan usaha dan doa, semoga order terus mengalir dan dompet si driver penuh dengan lembaran rupiah.

Tapi, ada juga risiko saat cari order. Meski kesalahan nggak disengaja, akun tiba-tiba kena suspend. Driver jadi nggak bisa narik untuk sementara waktu karena akun yang menjadi penopang mencari rezeki dibekukan. Atau bahkan diputus langsung sebagai mitra. Nah, untuk menghindari akun tidak kena suspend atau dibekukan, driver ojol perlu memperhatikan tujuh hal ini.

1. Jangan membuat order fiktif
Cari rezeki tuh yang lurus-lurus aja. Kalau udah jalannya pasti kena tuh order. Nggak perlu bikin order fiktif. Apa yang driver lakukan mudah terbaca oleh sistem. Risikonya, akun driver yang melakukan order fiktif akan cepat kena suspend. Driver tentu akan rugi sendiri dan harus menghubungi penyedia jasa layanan ojol agar akun yang di-suspend dibuka lagi.

2. Hindari sering-sering cancel order
Penting juga diingat oleh driver agar jangan sering melakukan cancel orderan. Tindakan ini tidak disukai oleh perusahaan penyedia jasa ojol dan sistem akan men-suspend akun driver. Ditambah lagi jika para pengguna ojol juga sering cancel order atau si driver sedang apes kena order fiktif yang dilakukan pengguna ojol. Jika ini terjadi, driver bisa mengajukan permohonan untuk buka akun kembali, hingga melakukan banding supaya akun bisa digunakan lagi untuk mencari rezeki.

3. Jangan gonta-ganti akun
Cukup sekali saja pakai akun saat mendaftar jadi driver ojol. Dengan begitu, driver akan aman dari suspend. Ini berbeda jika driver sering ganti-ganti akun, sistem akan dengan cepat mencurigainya dan terjadilah hal yang nggak enak, kena suspend. Setia sajalah pada satu akun biar hidup lebih nyaman.

4.Antarlah penumpang dengan benar
Maksud poin 4 ini adalah antarlah penumpang sampai ke tempat tujuan. Jangan bermain curang, seperti mengambil order dan menyelesaikannya di tempat, tanpa mengantar si penumpang. Dengan alasan apa pun, sebaiknya ini dihindari agar akun si driver jauh-jauh amat dari satu kata yang tak menyenangkan: suspend.

5.Wajar saja saat cari order
Mengantar penumpang tentu butuh waktu. Tidak mungkin bisa secepat kilat sampai ke tempat tujuan. Ada jarak yang harus ditempuh. Nah, untuk menghindari suspend, jangan menyelesaikan 3 kali order dalam waktu cepat, satu jam. Kalau memang jaraknya berdekatan ya aturlah waktu dengan baik. Ikuti saja aturan mainnya supaya akun driver aman-aman saja.

6.Hindari mendapatkan tiga kali order dari akun yang sama dalam satu hari
Aspek kehati-hatian perlu diterapkan oleh driver. Salah satunya adalah berhati-hati saat mendapatkan order. Jangan sampai driver mendapatkan tiga kali order dari akun yang sama dalam satu hari. Anggap saja ini adalah transaksi yang mencurigakan dan driver perlu menghindarinya. Masih banyak kok penumpang lain yang antre diantar selamat sampai tujuan. Jangan kena suspend gara-gara yang satu ini.

7.Dapat respons buruk dari penumpang
Penumpang memang sangat berkuasa jika memberikan penilaian kepada driver. Pintar-pintarlah melayani penumpang, dengan ramah, senyum, dan nyaman. Jangan dibawa ngebut, jangan juga terlalu pelan kayak naik sepeda. Pokoknya bikin aja penumpang puas dan ngasih tanda bintang 5. Jauh dah tuh suspend! (H1)