fbpx
Bukan Opik,

Ini 3 Selera yang Membuat Driver Bahagia

07f5e26e-5513-4b49-8344-c0db5fb3729d
Illustrasi Foto: Gossip Hitz
Bagikan artikel seru ini...

Jangan ciut nyali jika menghadapi persaingan sengit, termasuk bersaing cari order di jalan raya. Driver ojek online (ojol) tetap harus bisa membagi waktu untuk menikmati hidup, merasakan indahnya cari order, di sela-sela sibuknya menyiasati persaingan setiap hari.

Harus ada ruang untuk bahagia sehingga driver bisa bekerja dengan ringan, lancar, dan aman. Tumbuhkan saja tiga selera ini di dalam diri agar driver bisa bahagia.

1. Selera humor

Hidup jangan terus-menerus dibikin berat, meski pada kenyataannya memang berat. Driver perlu berlatih untuk menertawakan diri sendiri atau menertawakan kehidupan yang dijalani agar ada keseimbangan dalam beraktivitas. Setidaknya, tumbuhkan selera humor.

Melalui humor, driver bisa tertawa, melupakan sejenak beban hidup dan beban persaingan yang harus dihadapi. Melalui selera humor juga, driver bisa mudah merasakan kebahagiaan, karena salah satu ciri orang yang berbahagia adalah ia dapat tertawa, bahkan menertawakan begitu lucunya diri sendiri, dalam menikmati hidup.

2. Selera berbusana

Bahagiakan diri dengan penampilan yang meyakinkan. Memakai helm dan jaket kebanggaan adalah cara mudah driver menikmati kebahagiaan. Dengan mengenakan seragam khasnya, driver masih diberi karunia pekerjaan, diberi waktu untuk mendapatkan uang untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari. Untuk itu, driver layak bahagia.

Tampilkan diri driver dengan dandanan yang rapi, tidak lusuh, bersih dan sopan, yang mencerminkan kebahagiaan, keceriaan hidup. Sebaliknya, jika driver tidak peduli dengan selera berbusananya, sehingga tampil apa adanya, bahkan terkesan kumal, maka cerminan yang ada adalah kesengsaraan, kesulitan hidup, bukan kebahagiaan.

3. Selera berkendara

Ketenangan hati dan pikiran juga mencerminkan pribadi yang bahagia. Sebaliknya, orang yang mudah kalut, sulit fokus, menunjukkan bahwa ia adalah pribadi yang masih bergelut dalam persoalan. Ketenangan hati dan pikiran juga terwujud dalam selera berkendara.

Driver yang mudah mengendalikan laju motornya, nyaman dan aman dirasakan penumpang, menunjukkan bahwa di dalam dirinya ada kebahagiaan dalam mencari rezeki.

Selera berkendara yang tenang, terbiasa mengatur kecepatan dengan baik, tidak suka ngebut atau zigzag yang berisiko, membuktikan bahwa driver menikmati aktivitasnya, merasakan kesenangan dalam mencari order. Ada rasa bahagia, meski kehidupan tidak selalu memberikan kemudahan. Driver tetap bisa bersyukur dan berbahagia dalam situasi apa pun, dalam suka maupun duka. (H1)