fbpx
Bukan Opik,

Kiat Hidup Bahagia Ala Driver Ojol

kiat bahagia
foto ilustrasi : Gossip Hitz
Bagikan artikel seru ini...

Tidak setiap orang bisa menghargai profesi yang dijalani orang lain. Apalagi jika profesi tersebut tidak menghasilkan banyak uang atau memiliki jenjang karier yang bagus. Apalagi juga, jika profesi tersebut banyak dijalani orang dengan keterpaksaan, atau menjadi profesi yang berada di kelas bawah.

Hal pentingnya, apa pun profesinya dan berada di level mana saja, tujuan setiap orang sama: merasakan kebahagiaan. Berikut ini kiat hidup bahagia ala driver ojek online (ojol).

1. Dibawa santai saja
Hidup memang berat, banyak masalah, juga banyak tantangannya. Setiap hari driver pun mengalaminya. Biar tetap bisa bahagia dalam seribu satu tantangan, jangan banyak pikiran. Dibawa santai aja! Setiap orang punya masalah, baik itu yang punya karier bagus dengan segepok duit tiap hari atau yang hanya kerja sambil lalu. Hadapi saja persoalan, nggak perlu takut, dan tetap santai, tapi serius. Serius dalam mencari solusi dan mencari order.

2. Banyakin canda daripada banyak keluhan
Sesama driver bisa saling bercanda di sela-sela waktu luang cari order. Sambil ngopi dan makan makanan ringan, lemparkan banyolan yang membuat suasana jadi rileks, membuat driver banyak senyum dan tawa. Wajah pun jadi ceria, bahagia pun didapat. Selain bahagia, banyak canda juga bisa bikin panjang umur. Sebaliknya, banyak keluhan bisa bikin rezeki mampet dan semangat jadi loyo.

3. Ingat anak istri
Kalau driver sudah dikaruniai anak istri, ya di saat cari order, ingatlah mereka. Kalau driver perempuan, dan sudah dikaruniai anak dan suami, ya ingat juga mereka. Orang rumah menunggu driver pulang membawa rezeki. Jika bukan rezeki uang, yang penting rezeki keselamatan.

Cara ini membuat driver tetap bahagia di saat sepi order. Mencari nafkah untuk orang-orang tercinta, selain membuat hati driver bahagia, juga bisa membuat motivasi hidup terjaga dengan baik.

4. Bisa menghargai pekerjaan yang digeluti
Kebahagiaan bisa dirasakan jika driver dapat menghargai diri sendiri, menghargai pekerjaan yang digeluti, termasuk menghargai kerja keras dan cerdas yang tiap hari dilakukan.

Sebaliknya, jika driver hanya membuang waktu untuk menyalahkan diri sendiri, kecewa dengan pekerjaan yang dilakukan, dan tidak bisa memaknai kerja keras dan cerdasnya, maka hidup akan terus terasa berat dan tidak ada senangnya sama sekali.

Hargai saja pekerjaan sebagai driver ojol, bersyukur setiap waktu, dan berbahagialah atas setiap karunia pekerjaan dan rezeki, besar ataupun kecil. (H1)