Bukan Opik,

Tip & Trik Anti Nyasar

GPS
Foto : Ist
Bagikan artikel seru ini...

Salah satu kendala para driver Ojol ketika menerima order adalah tak semua lokasi dia tahu. Apalagi kalau dia dapat order ke daerah yang benar-benar asing buatnya, itu sebabnya kita sering mendengar ada penumpang yang marah-marah pada driver hanya gara-gara nyasar atau trip yang dilalui jadi lebih jauh.

Lebih celaka lagi kalau driver tidak tahu jalan dan penumpang juga nggak tahu jalan. Sementara jaringan GPS yang diandalkan juga tak ditunjang jaringan internet yang baik sehingga putus-putus. Atau google map yang Anda gunakan kadang menunjukkan arah ke jalan-jalan tikus yang tidak dikenal. Akhirnya, nyasar jadi ganjaran.

Namun sebenarnya para ojekers bisa menghindari kasus-kasus nyasar yang menyebalkan itu. Berikut ada beberapa tips dan trik yang patut Anda perhatikan agar terhindar dari nyasar di jalan, dan tentu saja Anda tidak kena komplain dari pelanggan. Apalagi kalau sampai kena suspend.
Jangan Pakai Petunjuk Terjauh

Adakalanya kita menggunakan google map untuk mencri lokasi yang jauh dari titik Anda. Misalkan Anda sedang di kawasan X di Jakarta namun harus mengantar orang ke arah kompleks Y di Tangerang, namun Anda tak kenal jalan di sana sama sekali. Maka langkah yang paling baik adalah tanyakan ke pelanggan apakah ada mall, statsiun, terminal, hotel, pabrik atau gedung yang mudah dikenali. Maka carilah dulu objek yang mudah itu, baru nanti gunakan google map untuk melacak daerah yang Anda tuju.

Gunakan Jalan Protokol Terdekat
Pastikan Anda menggunakan jalan protokol atau jalan besar terdekat, sehingga Anda tidak akan diputar-putar memasuki gang-gang sempit dan berkelok. Maka tanyakan custumer Anda jalan protokol apa yang paling dekat dari lokasi, sehingga Anda akan lebih mudah melacak jalan besar itu lewat google map Anda.

Jika anda langsung menentukan jalan yang jadi lokasi tujuan maka bisa dipastikan Anda bisa tersasar ke daerah lain. Sebab Anda harus sadar bahwa dalam sebuah kecamatan saja bisa kita temukan jalan dengan nama yang sama, apalagi yang sifatnya sangat familiar seperti Jl Swadaya, Jl Setiawarga, atau jalan-jalan dengan nama buah, wah pasti Anda bisa tersasar-sasar cukup jauh dari lokasi.

Bertanyalah pada Banyak Orang
Ada kalanya ketika kita mengandalkan google map, kita jadi malas bertanya pada orang lain. Anda seakan yakin benar google map bisa menyelesaikan kebingungan Anda mengenai alamat. Padahal ingat, google sulit sekali mendeteksi jalan kecil atau perkampungan yang banyak jalannya. Maka cara paling sederhana adalah bertanya pada JPS alias Jaringan penduduk sekitar. Masyarakat setempat pasti lebih tahu daerahnya dibandingkan google map yang Anda andalkan.

Sebab seperti pepatah “malu bertanya sesat di jalan”, maka kalau Anda malas bertanya pastilah Anda tersesat di tempat asing. Dan biasakan bertanya pada orang-orang yang biasa jalan seperti tukang ojek pangkalan atau tukang dagangan, sebab biasanya mereka hafal betul tujuan Anda.

Cari Petunjuk Arah
Salah satu cara agar tidak nyasar adalah kita jangan malas membaca petunjuk arah. Biasanya papan petunjuk arah banyak terdapat di perempatan jalan, sehingga pastikan benar bahwa Anda menuju arah yang benar dengan memperhatikan petunjuk ini. Sehingga jangan sampai seharusnya belok kanan, Anda belok ke kiri dan akhirnya jadi salah jalan.

Perhatikan Jalan Yang Anda Lalui
Dan yang paling penting adalah perhatikan betul rute perjalanan Anda. Mungkin saja Anda bisa mengantar penumpang sampai di lokasi tujuan, tapi kemudian Anda bingung dengan arah pulang. Maka sebaiknya Anda baca benar nama-nama jalan yang lalui selama perjalanan. Nama-nama tersebut bisa membantu Anda saat perjalanan pulang nanti.

Itulah beberapa tips & trik buat Anda para ojekers yang ingin memanfaatkan google map ke wilayah yang sama sekali asing bagi Anda. Jadi selamat menikmati perjalanan Anda yang menyenangkan. (w2)