fbpx
Bukan Opik,

Tips Hindari Sanksi Pemutusan Kontrak

3a38f4d1-0c8d-4675-96c7-b0b4b8c550d3
Illustrasi Foto: Gossip Hitz
Bagikan artikel seru ini...

Seperti halnya karyawan pada umumnya, driver ojek online (ojol) juga terikat pada peraturan perusahaan. Peraturan tersebut sengaja dibuat agar driver bisa bekerja dengan baik tanpa harus merugikan diri sendiri maupun pihak lain. Rezeki yang dikantongi pun menjadi terasa nikmat karena diperoleh dengan cara yang benar, tidak mengabaikan etika atau peraturan yang harus ditaati.

Jika melanggar peraturan, ada hukumannya atau sanksi yang harus diterima driver. Jika pelanggarannya berat, driver bisa dipecat atau dikeluarkan sebagai mitra aplikator ojek online (Ojol). Berikut adalah beberapa tips untuk mengindari dikeluarkan sebagai mitra perusahaan ojol.

1. Jangan mencurangi atau memanipulasi sistem perusahaan.

Bagaimanapun, driver terikat pada sistem yang sudah ditetapkan. Jangan melanggarnya, misalnya hanya untuk mendapatkan bonus atau insentif yang besar.

2. Jangan melakukan tindakan yang tidak sopan.

Perlakukan penumpang dengan baik, jangan melecehkan baik secara seksual maupun rasis. Hargailah penumpang seperti driver menghargai diri sendiri.

3. Perhatikan identitas driver;

Jangan sampai berbeda identitas pengemudi yang tampil pada aplikasi. Perbedaan ini selain membuat penumpang tidak nyaman, bisa juga menimbulkan kecurigaan. Apalagi saat ini banyak tindak kejahatan dengan beragam modusnya, termasuk melalui penyalahgunaan identitas.

4. Jangan sampai membuat penumpang cedera.

Ini bisa terjadi jika driver lalai dalam berkendara atau melakukan kesengajaan, misalnya sengaja mengerem mendadak yang membuat penumpang terjatuh atau kesakitan. Kendarailah motor dengan baik sehingga penumpang merasa aman dan nyaman.

5. Hindari alkohol dan narkoba.

Bekerja dalam pengaruh alkohol atau narkoba tentu sangat berbahaya. Misalnya, jika mengemudi dalam pengaruh alkohol atau narkoba, driver berisiko mengalami kecelakaan. Selain merugikan diri sendiri, penumpang pun tidak akan aman saat dibonceng driver. Selain sanksi dikeluarkan, driver juga berpotensi terjerat pidana penyalahgunaan narkoba.

6. Jangan punya penumpang langganan.

Beberapa perilaku ini juga sebaiknya dihindari, yakni memiliki penumpang atau pesanan langganan, melakukan pemesanan sendiri dan menyelesaikan pesanan sendiri, serta melakukan jual beli akun.

7. Memiliki akun fiktif.

Hindari perbuatan curang lainnya, seperti membuat akun penumpang untuk keperluan pemesanan, baik dikerjakan sendiri atau oleh driver lainnya.

Ketujuh poin di atas perlu diperhatikan driver agar terhindar dari sanksi dikeluarkan. Mencari rezeki sebanyak-banyaknya bolehlah, tapi tetap lakukan dengan cara yang benar, beretika, dan kesatria.

Jika ada beberapa peraturan perusahaan yang merugikan driver, sebaiknya dibicarakan dengan perusahaan secara baik, jangan melanggar hukum, yang pada akhirnya akan merugikan diri sendiri. (H1)