Bukan Opik,

Tips Memilih Bengkel Bagus

Planet-Ban-1
ilustrasi foto : Gilamotor
Bagikan artikel seru ini...

Alat utama cari kerja bagi driver ojek online (ojol), selain ponsel, adalah motor. Bukan hal yang istimewa jika driver harus merawat motor dengan baik. Bahkan, menjadi aneh jika driver malas menyayangi motornya dan hanya bisa menungganginya, bahkan terkesan dieksploitasi.

Driver harus pintar merawat motor. Itu wajib. Jika tidak memahami seluk-beluk mesin dan yang berkaitan dengan motor, pergilah ke bengkel secara rutin. Tapi, tidak setiap bengkel memberikan layanan yang bagus atau berkualitas. Driver harus cerdas memilih bengkel yang bagus. Berikut ini caranya.

1. Ciri bengkel motor yang bagus, salah satunya adalah ramai pengunjung. Driver bisa menandai bengkel mana saja yang ramai, penuh dengan antrean motor yang hendak “diobati” biar sembuh dari penyakit, dari kerusakan. Banyaknya antrean menandakan para pelanggan bengkel tersebut puas dengan pelayanan yang diberikan, baik oleh pegawai bengkel maupun para mekaniknya.

2. Bengkel yang bagus akan memberikan harga servis dan suku cadang sesuai harga normal, alias standar-standar saja, tidak murah tidak juga mahal. Driver kudu rajin membandingkan bengkel yang satu dengan bengkel yang lain untuk mendapatkan pilihan bengkel yang mematok harga servis dan suku cadang secara wajar.

3. Driver juga bisa memilih bengkel yang tidak memaksa orang yang hendak menyervis motor untuk mengganti suku cadang. Jika suku cadang masih bisa digunakan, mekanik yang baik akan memberikan pilihan apakah akan diservis sementara atau dilakukan penggantian agar suku cadang tidak menjadi rusak parah. Bukan dengan paksaan, tapi menawarkan solusi, antara lain dengan menyampaikan pilihan-pilihan kepada orang yang hendak memperbaiki motor di bengkel tersebut.

4. Hal yang juga penting adalah perhatikan kerja mekaniknya. Driver harus bisa memastikan mekanik yang bekerja di bengkel tersebut punya kemampuan memadai. Tes saja dengan memberikan beberapa pertanyaan seputar merawat motor, sambil ngobrol santai, tanpa mengganggu kerja mekaniknya. Jawaban sang mekanik bisa menjadi bahan pertimbangan apakah ia berkualitas atau tidak. Jika jawabannya memuaskan, driver bisa mempertimbangkan bengkel tersebut sebagai pilihan jitu untuk menyervis motor.

5. Berkaitan dengan mekanik, tak kalah pentingnya adalah perhatikan apakah para mekanik di bengkel tersebut bekerja penuh semangat, ceria, atau memasang muka cemberut. Tentu saja driver harus menentukan pilihan kepada mekanik yang ceria bekerja. Selain itu, perhatikan apakah mekanik bekerja dengan rapi dan bersih, sehingga oli tidak berceceran ke mana-mana, atau sekrup dan suku cadang lainnya ditaruh di tempat yang aman.

6. Nah, pada akhirnya adalah apakah hasil servis motor memuaskan, sesuai dengan keinginan driver, atau motor malah tambah rusak. Jika hasilnya sesuai dengan harapan, bengkel tersebut bisa menjadi pilihan untuk servis motor dan jadikan tempat langganan untuk mendandani motor secara teratur. Apalagi jika bengkel tersebut berada di dekat tempat tinggal driver, utamakan sebagai bengkel pilihan untuk merawat motor.(H1)