fbpx
Bukan Opik,

Yang Perlu Diperhatikan Kala Membeli Ban

ban motor
ilustrasi foto : planet ban
Bagikan artikel seru ini...

Para driver ojek online (ojol) pasti tahu kalau ban berkualitas akan sangat menunjang kinerja para driver di lapangan. Sebab jika ban yang dimiliki driver agak gundul, ada bahaya yang bisa mengancam driver maupun penumpangnya selama di perjelanan. Selain itu ban yang kurang baik, juga membuat penumpang Anda akan tak nyaman berkendara bersama Anda.

Karena itu ada baiknya, para driver mengganti ban yang sudah tidak layak agar dapat menjaga keselamatan Anda dan penumpang. Tapi sebelum membeli ban baru, perhatikan benar hal-hal berikut ini.

Pertama, pastikan ban yang akan Anda beli sesuai dengan ukuran velg motor Anda. Walau kadang kita menganggap sepele masalah ban dan ukuran velgnya ini, namun jika kita memaksakan menggunakan ban motor yang tidak standar maka kerugian pasti yang akan kita dapatkan. Sebab perbedaan ukuran ban dan velg membuat posisi ban tidak pas dan jika terkena benturan atau jalan tidak rata maka motor pun jadi tak nyaman lagi. Dengan posisi sebagai “penjual jasa” seperti driver ojol, hal ini tentu saja bisa membuat hal ini jadi bahan komplain.

Yang kedua, perhatikan kompon ban. Saat membeli ban motor, Anda harus tahu jenis-jenis kompon ban motor Anda. Ada 3 jenis kompon yakni kompon keras (biasanya digunakan di jalanan kering dan kecepatan standar antara 40-60 km/jam), kompon lunak digunakan balapan dan kompon sedang yang merupakan gabungan 2 jenis kompon tadi. Jenis ketiga ini yang biasa banyak dijual di pasaran.

Ketiga perhatikan usia produksi. Kebanyakan dari kita kurang memperhatikan tahun produksi dari ban tersebut. Alasannya bisa tidak tahu atau tidak mau tahu, padahal hal ini sangatlah penting. Darimana kita tahu tahun produksi, kita bisa melihatnya pada empat angka yang terdapat di sisi ban. Misalnya, 3209 Angka tersebut menunjukkan periode produksi ban. Dua angka pertama menunjukan minggu, dua angka terakhir berarti tahun pembuatan. Jadi ban tadi dibuat di minggu ke-32 tahun 2009.
Mengapa mengetahui kode produksi itu penting, karena semakin lama ban tersimpan, maka keraslah komponnya dan yang jelas makin rentan terhadap kerusakan. Jadi perhatikan benar tahun produksi ban Anda.

Keempat, perhatikan alur ban. Mengapa ini penting, karena setiap tipe ban memiliki alur yang berbeda-beda. Fungsi alur ban adalah untuk memecah genagan air saat ban motor melintas di jalanan basah. Ban motor dengan garis tengah (biasanya untuk ban depan), sementara alur ban menyamping, biasanya untuk ban belakang. Jadi awas jangan salah gunakan ban.

Kelima, perhatikan jenis ban. Kita harus ingat jenis ban ada dua yaitu ban tubetype dan tubeless. Ban tubetype terdiri atas ban luar dan dalam. Sementara ban tubeless adalah ban luar langsung dipasang di velg racing. Dari segi kenyamanan, ban motor tubetype lebih nyaman karena lebih empuk. Namun, ban tubetype akan cepat kempes jika tertusuk paku dan permukaannya yang tipis cepat sobek sehingga udara bisa keluar lebih cepat. Sementara ban tubeless tidak langsung kempes meskipun tertusuk benda tajam.

Keenam, perhatikan kredibilitas penjualnya. Idealnya, jika tidak ada hal yang urgent, sebaiknya tidak membeli ban di sembarang tempat. Karena ada kalanya, kualitas ban yang dijual tidak terjamin dengan baik. Usahakan belilah ban pada bengkel-bengkel resmi (misalnya Planet Ban), karena kualitas ban yang Anda beli pastilah lebih terjamin. Tak cuma itu, bengkel resmi juga menyediakan beragam tipe merek ban motor terbaik. Bahkan tak Cuma produk lokal, produk impor pun mereka jual juga.

Khusus untuk toko Planet Ban, jika Anda membeli dan mengganti ban motor di sana, serta memiliki kartu member Planet Ban, para driver juga bisa meng isi ulang dan melakukan nitrogen ban selama driver mau. Jadi pastikanlah ban yang Anda gunakan masih baik, jika sudah terasa tak nyaman, ada baiknya Anda segera menggantinya. (W2)