fbpx
IJO,

Tips Berbagi Dalam Kekurangan

driver berbagi
ilustrasi foto : Gossip Hitz
Bagikan artikel seru ini...

Sebagai driver ojek online (ojol), tidak bisa dimungkiri penghasilan pun dapat dibilang cukup, tidak berlebihan. Bahkan, sesekali driver ojol mendapatkan rezeki pas-pasan, bisa juga kurang dari yang seharusnya.

Tapi, situasi ini tidak menutup niat dan kemungkinan para driver untuk memberikan pertolongan kepada orang yang membutuhkan. Berikut ini tips agar driver ojol mudah memiliki kepedulian dalam berbagi dengan sesama. Berikut adalah beberapa tips agar bisa berbagi.

1. Melihat pengalaman diri sendiri
Setiap orang punya pengalaman yang berbeda, baik itu pengalaman pahit maupun manis. Driver ojol yang terbiasa melihat pengalaman diri sendiri, apalagi pengalaman pahit, mudah memiliki kepekaan untuk berbagi kepada orang yang membutuhkan.

Misalnya, driver ojol akan ikhlas memberikan bantuan kepada penumpang tua yang sakit dan hendak berobat ke dokter karena ia mengingat pengalaman bersama ayahnya semasa hidup. Saat bersama sang ayah, driver ojol belum bisa memberikan yang terbaik, jadi ketika ada orang tua yang sedang mengalami kesusahan, ia akan mudah berbagi pertolongan.

2. Merasakan hidup susah itu tidak enak
Apa yang dirasakan driver ojol bisa jadi dirasakan orang lain. Jika driver mengalami kesusahan, begitu pun orang lain juga merasakan tidak enaknya hidup susah. Perasaan inilah yang mendorong driver ojol mudah berbagi beban dengan orang-orang yang kesusahan.

Misalnya, ketika di jalan driver bertemu dengan orang yang sedang kebingungan mencari suatu alamat, ia akan cepat memberikan bantuan, bahkan mengantar orang tersebut sampai ke tempat tujuan. Bantuan kecil ini kadang berefek besar karena orang yang dibantunya bisa terbebas dari kesusahan.

3. Menolong orang lain tidak membuat driver miskin
Hal penting yang juga perlu dipahami para driver adalah, jangan takut miskin gara-gara menolong orang lain. Bahkan, menolong orang lain merupakan salah satu berkah, dan tidak setiap orang bisa melakukannya.

Beberapa driver ojol yang menggratiskan biaya ojek untuk orang-orang tertentu, misalnya pelajar atau mahasiswa di hari Jumat atau Minggu, merupakan salah satu contoh bentuk pemberian pertolongan kepada orang lain. Bisa juga driver menggratiskan biaya ojol untuk lansia yang hendak berobat ke dokter. Semua itu bisa dilakukan dengan sukacita, bahkan bisa membuat driver mendapatkan kebahagiaan ketika melakukannya.

Berbagi kepada sesama dalam bentuk apa pun bahkan bisa membuat kita kaya; kaya hati, kaya keikhlasan, dan dengan cara ini, biasanya pintu rezeki mudah terbuka untuk para driver. Berbagilah meski dalam kekurangan, tidak harus dalam bentuk segepok uang untuk menyenangkan orang lain. Cukup menebarkan kasih dalam berbagai kesempatan.(H1)